UU ITE Judi Slot Online Judi Slot Online merupakan dampak negatif dari kemajuan internet. Berikut ini akan kami jelaskan mengenai UU ITE yang bisa menjerat pelaku perjudian online. Sudah menjadi rahasia umum bahwa judi online kian menjamur, terutama di era digital ini.

 

Banyak yang menganggap bahwa perjudian saat ini lebih fleksibel karena semua hal bisa dilakukan melalui gawai di genggaman, mulai dari bertaruh, bermain game, hingga transaksi yang dilakukan. Bahkan banyak dari pejudi konvensional berpindah ke perjudian online ini.

Namun tentunya pihak kepolisian tidak lengah dengan adanya celah ini. Awalnya, perundang-undangan negara hanya menyebutkan pelarangan judi yang dilakukan di pinggir-pinggir jalan. Namun sejak teknologi internet berkembang pesat, regulasi pun dibuat untuk pelaku Judi Slot Online.

 

UU ITE yang Mengatur Perjudian Online

Belakangan ini, UU ITE sering sekali dijatuhkan pada orang-orang yang menyebarkan ujaran kebencian atau hoax di media sosial. Namun di dalam UU ITE ternyata juga ada undang-undang yang khusus mengatur perjudian online yang marak dan kian meresahkan warga masyarakat.

Sebab Judi Slot Online membawa banyak sekali kerugian terhadap penggunanya. Apalagi jika ada sanak saudara atau teman dekat yang terjerumus ke dalam perjudian online ini. Tentunya sebelum terlambat, sebaiknya segera diingatkan karena pihak kepolisian sudah mengkategorikan perjudian online ini sebagai cyber crime.

 

Patroli siber pun dilakukan untuk menciduk bandar maupun pemain yang kedapatan membangun situs-situs khusus dan bermain judi di dalamnya. Tentu saja, jika Anda melakukan keyword searching seperti “agen judi online” atau yang sejenisnya, akan ditemukan banyak sekali situs berbahaya tersebut.

Ini merupakan pekerjaan rumah bagi pihak berwenang untuk menertibkan agar internet terbebas dari konten-konten buruk tersebut. Lantas apa saja hukuman yang bisa dijatuhkan bagi pengguna judi online? Di bawah ini akan kami jelaskan lebih dalam.

 

 

Hukuman bagi Pengguna Perjudian Online menurut UU ITE

 

Ada beberapa pasal yang disahkan dalam UU ITE yang secara khusus menjelaskan mengenai judi online dan hukuman yang bisa menjerat pelaku, diantaranya:

 

  1. Pasal 27 ayat (2) UU ITE

Pada pasal ini dijelaskan mengenai seseorang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian.

 

  1. Pasal 43 ayat (1) UU ITE

Pasal ini berbunyi “Selain penyidik pejabat polisi Republik Indonesia, pejabat pegawai negeri sipil tertentu di lingkungan pemerintah yang lingkup tugas dan tanggungjawabnya di bidang Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik diberi wewenang khusus sebagai penyidik sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Hukum Acara Pidana untuk melakukan penyidikan tindak pidana di bidang Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik.”

 

  1. Pasal 45 ayat (1) UU ITE

Pelanggaran atas pasal-pasal di atas, kemudian dijelaskan hukuman pidanya pada pasal ini. Seseorang yang melanggar akan dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar (satu miliar rupiah).

Mengapa perjudian online ini dikategorikan ke dalam cyber crime? Karena celahnya sangat luas bagi oknum untuk bisa melakukan penipuan berkedok permainan judi. Seorang bandar judi bisa dengan mudah membangun situsnya dan membuat pemrograman game-game untuk dimainkan penggunanya. Program tersebut tentunya bisa saja dimanipulasi agar peluang para pemain untuk mendapatkan kemenangan menjadi sangat kecil. Belum lalgi jika bandar memberikan iming-iming bonus besar untuk menarik minat pemain.

 

Tentunya ini akan sangat merugikan bagi pemain dan bisa membuatnya terpuruk dalam permasalahan finansial. Selanjutnya perpecahan dan permusuhan bisa terjadi dengan lingkungan sekitar dan membuat hidup menjadi tidak tenang. Untuk itu, sebisa mungkin Anda dan orang-orang terdekat Anda menjauhi perjudian dalam bentuk apapun.

Nah, demikian adalah penjelasan mengenai UU ITE yang bisa menjerat pelaku judi online. Jadi jangan dikira bahwa perjudian online bisa lolos dari razia, sebab pihak kepolisian pun memiliki tim khusus yang bertugas menjadi penyidik dan melacak siapa dan di mana saja user yang bermain di dalam sebuah situs perjudian online.

 

UU ITE di atas sudah cukup berat bagi siapapun yang melanggar dan diharapkan bisa memberikan efek jera. Cukup sekian informasi yang bisa kami bagikan. Ikuti terus artikel-artikel kami lainnya yang bisa menambah wawasan untuk Anda. Sampai jumpa.

Write Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

Tags